Program Perangi Kolesterol vs Jalan-Jalan

Umur yang sudah kepala 4 ini, rasanya saya gak bisa cuek lagi sama kesehatan. Meskipun belum pernah ngecek, tapi dari gejala-gejala kolesterol yang saya baca di web, 80 persennya sudah memenuhi syarat.

Selama ini saya memang kurang bergerak dan berolahraga. Alasannya pun gak jelas. Pokoknya kalau sudah duduk di depan laptop, waktu terasa berjalan 2 kali lebih cepat.

pantai rening
Menarik gerobak berbeban bocah-bocah, lumayan menghasilkan keringat.

Kemarin sore saya putuskan untuk ke Pantai Rening, salah satu wisata pantai lokal terkenal di kalangan ABG. Biar gak disangka ABG, saya mengajak istri dan anak-anak. Sekalian jalan-jalan sambil cuci mata.

Berjalan bolak-balik di atas trotoar pinggir pantai sepanjang 1 kilometer lumayan membuat kulit saya basah karena keringat. Saya tak ingin memporsir diri. Untuk hari pertama ini, saya hanya berjalan biasa, lalu sedikit berjalan cepat.

Tak sengaja, saya melihat sebuah gerobak tak bertuan di ujung trotoar. Maksud hati meminjam, tapi tak tahu harus minta ijin kepada siapa. Si bungsu Dara dan keponakanku Shinji merajuk ingin naik. Ya sudahlah, sambil minta ijin dalam hati, saya mengangkut mereka, menarik gerobak itu hilir mudik. Lumayan menambah keringat lagi.

Lebih dari 30 menit kami di sana. Hujan akhirnya memaksa kami pulang. Semoga program melawan kolesterol ini berjalan lancar tak terhadang malas.

Related posts

Leave a Comment